perjalanan

Beratus mil ku berlari
Sepanjang jalan kubuang kenangan
kulahap cerita-cerita baru
Dunia dimanapun sama saja
Manusia berlomba mempertahankan hidup
Yang tak sungguh mereka mengerti maknanya
Berusaha raih singgasana yang tahu- tahu hanya tumpukan kehinaan saja
Berlari, berkeringat, berseteru, tumpahkan darah, hanya untuk buktikan:
yang mereka bisa lakukan hanya menimbulkan kerusakan di muka bumi
Semua berlomba, berjuang hanya karena tak mau diam
Pengertian berubah
Siapa bergerak dia pahlawan
Yang diam termangu cuma pecundang
Berpikir dianggap buang waktu
Anugrah bagi manusia: akal, dipakai ‘tuk modernkan hukum rimba
Yang kuat tetap memangsa
Bukan lagi cakar dan taring senjatanya
Tapi uang, hukum, dan undang-undang
Orang-orang kecil mana ‘ngerti
Kepapaan makin luas
Bukan cuma geografis
Tapi maknawi
bukan hanya tak beruang, tapi tak punya moral, tak berilmu, cita-cita pun tak ada
Tak sempat bermimpi
Waktu habis dipakai meratapi nasib
Separah-parahnya orang hilang keyakinan
Miskin dalam arti sebenarnya
Tak ada yang dimiliki, tubuh pun hanya pinjaman dari Tuhan
Besok, atau lusa semua bisa ludes
Yang paling ngeri, anak-anak pun hilang haknya untuk jadi manusia
Dibesarkan selayak hewan
Tidak yang kaya atau kere, sama saja
Yang kaya juga cuma dikasih susu sapi, ditinggal, dididik sekedar sampai bisa cari makan sendiri,
taklukkan orang lain seperti ibu bapaknya contohkan,
terus punya anak lagi, begitu terus.
Yang kere, lahir ditinggal di jalan, belajar bertahan hidup sesuai hukum alam
Kalau begini, otak cuma isi tengkorak
Ayam juga punya otak, ada beda sama otak sapi?
Kadang masih mending mereka, hewan-hewan itu maksudnya
Mereka tahu diri, tahu potensi
Tanpa akal, mereka tahu posisi sebagai makhluk
Tak pernah coba-coba menentang hukum alam
Manusia ini yang punya akal, berusaha kuasai Tuhan mereka, coba jadi pesaingNya dalam mengatur alam
Hasilnya mereka cuma jadi hewan modern, lebih buruk dari hewan ternak katanya
Kaliwates, 21 Juli 2008

Advertisements

7 thoughts on “perjalanan

  1. kalo singgah ke blog ini, jadi kesangkut 10-15′ dulu
    kata2nya harus dicerna dan diulang beberapa kali baru ngerti…
    but it’s unique teh… ^^

    masih ada 5 UAS kan bulan ini? hoho semangaaat !!

  2. oh gitu ya? hmmm emang ada yang nyaranin aku lebih lihai lagi dlam berkomunikasi, lisan ato tulisan nampaknya cukup bermasalah ya? susah dimengerti orang, kecenderungan orang lain untuk misread dan misunderstand terhadapku besar katanya, he3
    tapi baru kemarin nemu, ada lho yg ternyata ngerti aku bgt, he3
    ujian tinggal satu kamis jam9-11 chayo!!

  3. oh ya..
    mungkin lebih lihai komunikasi nya kudefinisikan = lebih pelan2 dalam percakapan…

    speed conversation teteh cepat sekali,, seperti temen2ku di Papua sana… dalam 1 menit bisa 100 kata…

    mungkin orang2 butuh sedikit “loading” untuk mencernanya..

    wallahualam lah teh..

  4. belum ada alat ukurnya teh,, ^_^
    estimasi aja…

    teh jalan yuuk?
    kita foto2 permasalahan ummat…
    jadikan 1 buletin khusus gitu
    sekalian upgrade fotografiku sih

    mumpung belum masuk!
    yuuk yuuk??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s