Siapakah yang Peduli Andai Untaian Resah ini tak Bernama

I (untukmu)
Bahkan andaikata kupergi,
menghilang berhari-hari, raib satu-dua minggu,
mungkin kau masih tak sadar.

Sekarang ini,
pada jadwal padatmu, tak terselip janji denganku;
dalam sedikit senggangmu, kadang kau lupa karena penatmu.
Aku tak tahu, dalam mimpi, sempatkah kau jumpai aku.

Satu hal yang pasti, aku pernah ada,
dahulu, di masa lalumu.

Setengah cemas kubertanya:
di masa depanmu, di mana tempatku?

II
(untuknya)
Dulu aku suka bintang-bintang itu. Sekarang lebih sering aku curiga. Karena mereka sepertimu, pandai mengelabui. Dibuatnya terkesan aku, mereka bersama akrab ceria, nyatanya satu dan lainnya berjauh-jauhan. Bahkan pada jarak yang tak dikenal pemberi nama mereka. Kilau kerlip cantik yang menawan menentramkan, nyatanya kobaran besar, letupan dahsyat serupa senjata paling ditakuti di bumi. Bukan hanya itu, yang kulihat ternyata masa lalu. Apa sebenarnya hari ini, tak pernah kutahu, baru terbongkar esok. Rahasia esok, baru nampak esoknya lagi. Huh, mempermainkan keterbatasan dan kelemahanku. Itu tak adil!

Advertisements

2 thoughts on “Siapakah yang Peduli Andai Untaian Resah ini tak Bernama

  1. K, siapa tahu kau sedang membaca ini, fyi, in these verses,kamu adalah seseorang selainmu, nya refer to mereka yang lain juga, haha.
    it’s nothing to do with you, except i borrowed some of your impression about the stars.^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s