buat purnama yang mengantarku pulang

Gelisah

kemana kubawa gundah ini
pada manusia yang alpa?
mereka dengan karat-karat di hati,
yang sibuk bermesra dengan mimpi.

kemana kubuang keratan duka
pada cawan sejarah?
lembaran kertas?
dalam ceruk kepiluan?
di jalan bisu?

kemana kualirkan air mata
pada wajah penuh kerut?
belaian setengah hati?
atau sungai sesalan?

kemana kuserahkan diri
pada kekasih yang fana?
masyarakat yang tak peduli?
tubuh bangsa yang sakit?
tegakah kubebani orangtua yang penuh dukanya?

ku tahu kemudian
hanya Kau jawabnya

Surabaya,4 Agustus 2008


Telegram buat Tuhan

GAWAT TITIK SUCIKAN AKU ADA NODA DI IKHLASKU

dikirim 3 November 2009 dari Bandung

Advertisements

3 thoughts on “buat purnama yang mengantarku pulang

  1. yoyoy, terus setelah itu dipingit sampe sekarang, gakkan keluar jabar dulu… makanya sur, setelah lulus baru semeru, hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s