A(h) Theory

Teori, dalam bahasa sehari-hari, seringkali dipahami tidak jauh berbeda dengansebuah tebakan atau semacam intuisi. Akan tetapi, dalam konteks sains, istilah tersebut dimaknai sebagai sebuah ide yang cukup mapan dengan berlandaskan pada bukti-bukti eksperimental.

Teori-teori sains merangkum dan mengkodifikasi apa-apa yang kita ketahui terkait suatu subjek. Dalam fisika, bentuknya berupa persamaan matematis. Persamaan-persamaan ini mendeskripsikan fenomena yang telah diamati dan memprediksi hasil-hasil eksperimen berikutnya. Sebuah teori bisa saja teruji dengan baik pada suatu bidang namun masih menyisakan pertanyaan terbuka di bidang lain di mana ia belum teruji sepenuhnya.

Pada bidang fisika partikel, teori yang telah dibangun dengan baik seperti itu dinamakan Model Standar. Fisikawan partikel mencoba untuk menambah beberapa fitur pada teori ini. Sejumlah fitur tersebut haruslah tidak bertentangan dengan hasil-hasil yang telah teruji dan pada waktu yang bersamaan mampu memprediksikan hasil-hasil eksperimen berikutnya. Pekerjaan ini disebut pembangunan model.

Pembangunan model dipandu oleh ide-ide matematis dan pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait fitur yang telah tercakup dalam teori namun masih membutuhkan penjelasan lanjutan. Proses ini menghasilkan banyak pilihan “straw-man” options for experiments to probe. Ketika data-data eksperimen mengkonfirmasi atau justru menunjukkan hasil yang tak sesuai dengan opsi-opsi tersebut, teori-teori yang telah ada diperluas dan kemudian menjadi lebih akurat lagi.

Diterjemahkan dari “A Theory”, oleh Helen Quinn, Stanford Linear Accelerator Center

(Symmetry Magazine Edisi)

Original Text:
A Theory

A theory, in everyday language, differs little from a guess or a hunch. But in science we reserve the word for a well-developed idea based on experimental evidence.

Scientific theories summarize and codify what we know about a subject. In physics they take the form of a set of mathematical equations. These describe phenomena that have already been observed and predict the outcomes of new experiments.

A theory can be well tested in one area, and still leave open questions in areas where it has not yet been tested.

In particle physics we call our well-established theory “the Standard Model.” Particle physicists try to add new features to this theory that don’t contradict anything that has already been tested, but at the same time predict the outcomes of future tests. We call this “model building.” It is guided by mathematical ideas and by our questions about features of the existing theory that seem to beg for further explanation. This process provides “straw-man” options for experiments to probe. As experimental data confirm or refute those options, theories are extended and made more precise.

Helen Quinn, Stanford Linear Accelerator Center

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s