Nankyoku Tairiku

Image

Nankyoku adalah  Antartika dalam Bahasa Jepang. Drama serial ini memang berkisah tentang ekspedisi Jepang ke sana. Setting waktunya tak lama pasca Perang Dunia II. Se bagai negara yang kalah perang, Jepang tidak diperkenankan turut serta dalam misi internasional eksplorasi Antartika berdasarkan Konferensi Internasional di Brussel. Dengan tujuan untuk membangkitkan semangat rakyat Jepang dan menunjukkan eksistensi Jepang dalam konstelasi internasional, Pemerintah Jepang bertekad melakukan eksplorasi mandiri.

Dengan dukungan dari seluruh rakyatnya, dikirimlah Kapal Soja yang mengangkut tim pertama ekspedisi Antartika untuk mengobservasi situasi dan membangun statsiun penelitian yang disiapkan untuk digunakan tim yang akan dikirim berikutnya.

Serial ini menghadirkan konflik dan pertarungan emosi manusia dengan cukup apik. Motif pribadi masing-masing anggota tim dan keinginan kuat untuk bangkit dari kondisi terpuruk sebagai bangsa kalah perang cukup tergambar. Jiwa manusia senantiasa akan bertarung dengan akumulasi kesan yang ia petik dari rentetan pengalaman hidupnya. Sejumlah persepsi yang dibangun dari sana seringkali menjadi standar dan cermin yang senantiasa dihadirkan ulang untuk dikomparasi dengan pengalaman baru. Dengan demikian, sikap dan karakter manusia bukanlah sesuatu yang hadir dari ruang hampa. Ia berkembang seiring dengan tumbuhnya jiwa, berlalunya zaman.

Trauma kehilangan, rasa kalah, kecewa atas kegagalan, semuanya sangat manusiawi. Pada titik ini, drama ini berkisah tentang umat manusia pada umumnya, bukan semata menggambarkan situasi Jepang dan manusia-manusianya pada masa tersebut.

Manusia, pernah kalah suatu kali dalam hidup. Kemudian meski  telah dapat mengambil pelajaran darinya, pengalaman kalah itu bisa jadi bukanlah yang terakhir kali baginya. Selalu mungkin ada hal-hal di luar kontrol yang kemudian memaksanya lagi-lagi membiarkan hati remuk redam dan diam terpaku menghadapi kenyataan. Namun demikian, kondisi seburuk itupun tak pernah cukup melahirkan alasan untuk mati sebelum mati. Selagi masih ada napas, masih ada peluang kemenangan yang tertunda. Maaf adalah langkah pertama untuk meraihnya: memaafkan diri sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s