Andai Aku Menjadi Ketua KPK

Minimnya integritas seolah sudah menjadi budaya kita.  Meski dibenci, tapi korupsi dianggap “sudah biasa”. Karena itu, andai aku jadi Ketua KPK, yang pertama dilakukan adalah membangun kepedulian massa terkait pemberantasan korupsi.  Perlu ada penyadaran bahwa setiap orang punya peran untuk terlibat di dalamnya. Hal ini dimulai dengan membentuk wacana korupsi sebagai musuh bersama, bukan untuk dimaklumi.

Korupsi sudah meluas dari tataran hukum menjadi permasalahan budaya. Karenanya, aspek pencegahan dan gerakan kultural sangatlah penting. Sebagai contoh,  KPK sudah meluncurkan seri dongeng Si Kancil yang telah direvisi sebagai sarana membangun integritas sejak dini.  Strategi pengopinian yang sistematis dan tepat sasaran lambat laun akan membentuk wacana tertentu yang kemudian dapat mempengaruhi budaya massa.  Hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan social media yang menerjang batas-batas otoritas dan birokrasi dalam penyebaran ide.  Kemudian gerakan diperluas dan diperkuat dengan menggalang komunitas virtual yang  tumbuh dengan marak.

Pembentukan wacana tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran massal yang mendalam untuk bersama-sama memberantas korupsi dalam berbagai bentuk dan level. Kemudian akan tumbuh sebuah sistem kontrol  di dalam masyarakat.  Sementara hukum menjadi penjaga gawang yang menjerat koruptor ketika basis pertahanan masyarakat masih lolos dilaluinya, bukan satu-satunya harapan pemberantasan korupsi.

URL Lomba Blog KPK

Advertisements

2 thoughts on “Andai Aku Menjadi Ketua KPK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s