Aku tertawa juga. Diketawain hujan mulanya. Yah, sebetulnya ga begitu ngerti awalnya. Lama-lama terasa konyol sendiri lalu aku tertawa huahahahahaha…

Deretan kata asing yang menunggu ditelan di depan mata kucuekin. Ga ngerti, lewat. Bikin mual, muntahin. Ah, sudahlah, biar.

Hujan sore ini menggelitik perutku. Waduh, hehe, geli… Meski tertawaku tidak lancar karena sesekali tersendat batuk. Tapi, aku tertawa lagi. Haha, huhu, capek, uhuk…uhuk…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s