Mengejar cahaya

Siapapun yang melihat daftar bacaanku sekarang mesti akan menduga bahwa aku sedang depresi dan benar-benar membutuhkan pertolongan. Setumpuk buku self-help tentang cara-cara untuk menjadi lebih bahagia menunggu giliran dibaca. Tapi sudahlah jangan terlampau khawatir. Aku sedang punya masalah, memang benar. Aku diliputi kebimbangan. Tapi aku bahkan seolah takut mengakui bahwa aku bingung. Karena satu-satunya orang yang dapat kuajak berbagi dalam urusan ini telah raib. Aku sendiri yang harus menghadapi semua ini sekarang.

Aku merasa bersalah pada sejumlah orang yang selalu menyertaiku. Kebimbanganku seolah menjadi sinyal bahwa kehadiran mereka tak cukup. Tidak persis seperti itu sebenarnya, hanya saja aku mungkin memang berkebutuhan khusus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s