Aku belajar mencintai hidup

Mencintai hidup. Bukan dunianya. Mencintai napas, gerak, setiap yang tumbuh, semua prosesnya. Tersenyum pada tunas yang muncul, kuncup yang merekah, bahkan ketika suatu saat harus ada ranting yang patah.

Hidup bermula dengan energi, atas kehendak-Nya. Kekosongan lalu mulai berdetak. Dalam gelap, cahaya mulai berpendar. Dalam rahim, insan mula bertumbuh, dalam kasih.

Mungkin cinta-Nya mulai kurasa kini. Karena hanya dengan cinta kita bisa mengapresiasi hidup. Semua terasa tepat, pada posisinya, terlihat indah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s