Polly Story: Liburan

Polly kali ini sedang terlalu penat dalam rutinitasnya. Tekanan sebagai office lady membuatnya hampir sesak. Dia berteriak, “Ah, liburaaaaaaaannnn!”. Sesaat dia menjadi begitu riang.
“Ah tapi ini baru hari Selasa, mana bisa aku bersenang-senang begitu saja.”

Dia mulai menghitung hari demi hari menuju akhir pekan. Ditatapnya lekat-lekat kalender mejanya seolah dia hendak menerkamnya. Entah mengapa suasana seolah mendadak senyap dan hanya tik-tok jam dinding kantornyalah yang memecah sepi.
“Argh, aku tak tahan lagi. Cuti!”

Malam hari, Polly menelpon Dana, kawannya.
“Aku akan berlibur. Cuti barang dua tiga hari. Ikut yuk! Aku harus menengok rumah orangtuaku juga di pantai.”
“Hey! Why not?! Count me in!”


“Polly, kau menipuku…”
“Ahaha, kenapa?”

image

“Kau mengajakku ke sini untuk bersih-bersih, kan?”, teriak Dana dari kamar lantai dua.
Nggak, hihi kamu masak saja nanti. Sekarang istirahat dulu, kasurnya sudah kubersihkan tadi. Aku beres-beres di bawah dulu…”
“Argh, dasar….!”

image
Polly: Harus membersihkan kamar ini dulu, sebelum Dana masuk rumah 😎

Polly membersihkan rumah, menyikat pagar, menggosok tegel, hingga menyemprotkan air pada tanaman agar debu-debunya terhanyutkan air.
Ternyata Dana tidak betah juga hanya tidur-tiduran. Perjalanan 5 jam memang melelahkan. Tapi apa enaknya tidur-tiduran, padahal Polly sedang sibuk sendiri.

image

“Dapurnya biar sekalian kubersihkan sebelum aku masak…”
“Wah, terima kasih, baik sekali…”
“Halah, eh rumah ini jarang dipakai? Kamu gak pernah cerita juga.”
“Hehe, yang dulunya dititipi membersihkan rumah ini pindah berbulan-bulan lalu. Dulu kan orangtuaku tinggal di sini sejak pensiun, hingga akhirnya malah pindah ke tempat yang dekat rumah kakakku. Ah, sudah ceritanya nanti… Aku mau liburan dulu…” Polly melenggang ke lantai dua, melanjutkan pekerjaannya.
“Liburan…”, Dana hanya menggelengkan kepalanya.

image
Akhirnya…
“Dana, aku keluar sebentar saja ya…”

image
Dana: Fiuhhhh, liburan... Aku masak dulu deh. Lapar nih. Pantas saja sebelum berangkat Polly memaksa belanja. Dasar... Liburan...😑

“Dana, sebetulnya aku lelah. Kuambil cuti karena bosan luar biasa.”

image
Dana dan Polly mengobrol santai.

“Lalu, kau pergi ‘liburan’…?!”
“Haha…! Kok masih marah? Tapi aku sadar, yang kubutuhkan bukan istirahat. Buktinya setelah bersih-bersih seisi rumah ini, rasanya malah lebih segar.”
“Tau gak, kamu itu hanya kurang bersyukur aja…”
“Ha…?!”
“Sudah malam, istirahat saja dulu. Aku tidur di sofa atas saja. Kamu di attic room. Ngantuk nih, capek.”
“Baiklah…”

image
Di kamarnya, Polly tidak bisa tidur. Di kepalanya masih terngiang kata-kata Dana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s