Menulis di sini atau di sana

Setiap ada sesuatu yang perlu ditumpahkan, aku lebih suka membuka aplikasi wordpress dan menulis di blog daripada membuat status di facebook. Facebook
akhirnya hanya semacam tempat arsip link-link yang kupikir akan kubutuhkan lagi nanti. Atau benar-benar dijadikan kanal komunikasi dengan kawan-kawan.

Dalam blog rasanya aku bisa menulis lebih rileks, terbuka, jelas, runut. Seolah aku menulis di beranda rumahku sendiri. Orang-orang kadang dapat mampir untuk diskusi atau secangkir kopi, tapi tidak terlalu ramai. Sementara di Facebook, mau menulis saja kadang yang terbayang potensi respon orang-orang. Seolah-olah orasi di pasar, di tengah keramaian. Bahkan kadang keributan kerumunan lebih keras suaranya daripada suara dari podium. Sedikit aneh, memang. Karena justru di Facebook, jejaringnya kubatasi. Sementara blog-ku ini bisa diakses siapapun yang terhubung dengan internet.

Ah, memang preferensi itu beragam. Rasa nyaman kadang sulit diformulasi. Entah kenapa satu hal terasa lebih baik dari yang lainnya.

Sekalipun begitu, tetap saja tulisanku di blog ini tidak banyak berkembang. Banyak yang berakhir sebagai draft yang tak kunjung kuselesaikan. Padahal sejatinya aku ingin membuat blog ini sebagai catatan belajarku. Tetapi masih terlalu banyak penghalangku untuk menulis tuntas lebih sering. Sepertinya aku harus berusaha lebih keras lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s