Kata-kata Kunci Sistem Sosial di Barat Abad Pertengahan

Untuk memahami konteks situasi abad pertengahn,  penguasaan terhadap istilah-istilah yang umum pada masa itu mutlak diperlukan.  Penerjemahan atas istilah-istilah tersebut cukup sulit karena tidak ditemukan padanan yang cocok akibat perbedaan pengalaman kultural. Karenanya dalam berbagai buku sering dipergunakan istilah asli dengan cetak miring.  Berikut ini kupaparkan sebagian definisi istilah terkait masa feodalisme eropa

Fief

Feudalism

Lord

Serf

Manorism

Monasticism

Demesne

Tenant

Advertisements

Ryoma

Pertama mendengar namanya justru dari drama. Tapi berhubung malas rasanya nonton puluhan episode yang masing-masing berdurasi sejam, kucari bahan lain yang lebih ‘ramah’: buku. Ternyata ada memang yang menulis tentang legenda Jepang di sekitar Restorasi Meiji ini hanya saja cukup sulit untuk mendapatkannya. Pernah lihat karya penulis yang sama di salah satu toko buku impor , tapi judul ini tak ada. Bahkan di internetpun sulit sampai aku nyasar ke Bakumatsu.ru. Kutemukan copy naskah Ryoma: Life of a Renaissance Samurai ini di sana.

Continue reading “Ryoma”

Bagaimana Fief Terbentuk

Ini adalah tulisan kedua terkait sejarah Masyarakat Feodal Eropa yang pernah kutulis sebelumnya. Pada bagian ini akan diuraikan proses terbentuknya fief.

Cara pertama adalah penyerahan langsung sebidang tanah milik kerajaan kepada seorang tokoh militer terkemuka. Biasanya dipilih dari kalangan lord atau petani bebas. Dengan mendapatkan lahan tersebut, yang bersangkutan berhak untuk menarik pajak dari para petani yang ada di dalam kawasan tersebut karena penganugerahan fief  otomatis menjadikannya majikan atas seluruh penduduk setempat. Iapun berhak menerapkan otoritas legal.

Sementara itu kewajiban barunya terhadap raja adalah sumpah kesetiaan dan penyediaan tenaga militer berupa laskar berkuda dengan senjata lengkap yang khususnya bertugas mempertahankan wilayah setempat dari ancaman musuh-musuh raja. Ketika ia meninggal, lahan fief  tersebut dikembalikan pada raja karena pada dasarnya memang dimiliki oleh raja.

Cara kedua adalah fief  yang dibentuk dari tanah para lord yang diserahkan pada raja untuk mereka terima kembali sebagai lahan fief turun temurun dengan hak dan kewajiban tertentu. Para lord inipun berkewajiban mengikrar setia dan mempersenjatai serdadu.

Akan tetapi, pada perkembangannya fief yang dibentuk dengan cara pertama pun menjadi dikelola turun temurun. Hal ini berangsur-angsur mengakibatkan hilangnya perbedaan antara fief  yang awalnya merupakan tanah kerajaan/gereja serta fief yang awalnya berupa estat bebas.

Pembentukan Kelas dalam Struktur Sosial Feodal


Feodalisme merupakan masyarakat yang diatur berdasarkan sistem fief  dengan kekuasaan legal dan politis yang menyebar luas di antara orang yang memiliki kekuasaan ekonomi. Maknanya diperluas untuk mengacu pada masyarakat manapun di mana sebagian produk mereka pada sekelompok nonprodusen pemilik estate secara  turun temurun.

Continue reading “Pembentukan Kelas dalam Struktur Sosial Feodal”