Melepaskan Pola Pikir Polar dan Spektrum

Langsung saja ya. Dalam beragama, misalnya kita sering diposisikan untuk “memilih” atau dikotak-kotakkan pada dua ekstrim: moderat atau fundamentalis? Tradisionalis atau progresif? Kanan atau kiri? Atau yang lebih bermurah hati membuat barisan lebih panjang, bukan pengkutuban tapi suatu spektrum dari panjang gelombang taqwa tertinggi hingga terendah (seolah-olah bisa diukur), dari muslim militan, muslim taat, muslim biasa, hingga muslim KTP.

Continue reading “Melepaskan Pola Pikir Polar dan Spektrum”

Advertisements