Filsafat Sosial

Hari ini kita menjalani kehidupan yang mungkin tak pernah dibayangkan leluhur kita ratusan atau ribuan tahun lalu. Perubahan lahir dan niscaya mengikuti setiap langkah peradaban manusia. Hadir beberapa saat ketika manusia merasa ada yang perlu berganti dari cara-cara atau proses yang sudah biasa berjalan. Hal itu juga terjadi dalam struktur sosial. Kita saksikan bahwa partai politik atau gerakan masyarakat manapun senantiasa membawa ‘agenda perubahan’. Terlepas dari kesungguhan mereka dalam merumuskan perubahan ke arah lebih baik atau semata ingin bergantian menjadi rezim. Terkadang perubahan dimaknai sebagai perkembangan ‘maju ke depan’ dari praktik yang lazim. Bisa juga ingin mengembalikan ‘kejayaan sebelum terjadi kemerosotan’.
Continue reading “Filsafat Sosial”

Advertisements

Di Toko Buku

Paling tidak satu minggu sekali, pasti aku pergi ke toko buku. Tak selalu membeli buku, lebih sering hanya melihat-lihat buku terbitan baru, atau membaca satu-dua buku yang cukup menarik di sana. Untungnya, cukup banyak pilihan toko maupun kios buku di kota ini. Jadi, kalau kadang bosan mengunjungi satu venue, masih terbuka pilihan lainnya. Tapi favoritku Social Agency Baru di Jalan Godean (karena sepi), Togamas Gejayan (karena suasananya relatif menyenangkan), atau Gramedia Sudirman (karena dekat Perpustakaan Kota). Jadi seminggu sekali, minimal salah satu dari ketiga toko buku itu biasanya kukunjungi.

Continue reading “Di Toko Buku”

Madre dan Filosofi Kopi

Dalam sepekan ini aku membaca dua buah karya Dee. “Madre” dan “Filosofi Kopi”. Aku baru membaca Filosofi Kopi?! Ha! Yah, entahlah sudah lama ada juga sebenarnya, namun kautahu karena sastra kubaca untuk kubaca, seperti harus menunggu sesuatu yang menggerakkanku untuk meraih dan membacanya. Kadang hal itu seperti di luar kontrol (tentu bukan makna yang sebenarnya).

Continue reading “Madre dan Filosofi Kopi”