A Coffee Pledge

Coffee has frequently suffered from a health image problem. It is perhaps because of the name that so close to its alkaloid component, caffeine. Here, I copied some texts from a coffee book: “The World in a Cup” by Sheridan Rogers. I also mixed it with some contents from some books on nutrition to provide information that is more complete. As Ian Bersten points out in “Coffee, Sex & Health” (Helian Books), coffee can play a role in keeping you healthy if consumed in moderation as indicated in the following research:

Continue reading “A Coffee Pledge”

Cangkir-cangkir Rindu

SMS manis dari ibuku: “(Ibu) lagi goreng ikan asin. Bapak baru pulang. (Seperti) biasa, kopi sudah siap. Sudah minum kopi?…”.  Sudah ngopi hari ini? Aku belum ngopi yang diseduh ibu, batinku. Aku memandangi cangkir kopiku dan teringat saat-saat ibu menyiapkan kopi menyambut kepulangan Bapak yang seringkali kusambut dengan “dua, Bu!”. Ibu lantas bertanya, “pakai gula?”, yang kujawab dengan”sedikit” kadang “tidak”.

Continue reading “Cangkir-cangkir Rindu”

Madre dan Filosofi Kopi

Dalam sepekan ini aku membaca dua buah karya Dee. “Madre” dan “Filosofi Kopi”. Aku baru membaca Filosofi Kopi?! Ha! Yah, entahlah sudah lama ada juga sebenarnya, namun kautahu karena sastra kubaca untuk kubaca, seperti harus menunggu sesuatu yang menggerakkanku untuk meraih dan membacanya. Kadang hal itu seperti di luar kontrol (tentu bukan makna yang sebenarnya).

Continue reading “Madre dan Filosofi Kopi”