Ronin

Sejak memutuskan untuk berjalan sendirian kurang lebih lima tahun lalu, aku tahu ini bukan jalan yang mudah. Menjadi seorang Ronin berarti harus dapat membaktikan seluruh energi dan pengetahuan (tentu sembari tak putus mengembangkannya) berdasarkan kehendak sendiri. Lalu orang-orang senantiasa bertanya, apa pencapaianmu? Apa yang sudah kamu lakukan sejauh ini? Pergerakan macam apa yang kamu bangun? Continue reading “Ronin”

Swasembada

Kemarin malam aku dan temanku berdiskusi tentang soal-soal ekonomi. Sekali lagi ia bilang, ”aku senang harga cabe naik”. Ia berkata demikian karena hal inilah yang akhirnya membuatku terpaksa mempelajari teori-teori ekonomi yang biasanya kuhindari. Sementara aku masih berteriak dalam hati ini sungguh tidak adil.

Continue reading “Swasembada”