Sekilas Gerakan Feminisme


Salah satu entry point utama gerakan liberasi dan emansipasi perempuan adalah agenda yang dilontarkan oleh Mary Wollstonecraft dalam A Vindication of the Rights of Women (1792).  Gerakan ini muncul dengan asumsi awal bahwa perempuan berada dalam posisi termarginalkan, sebagai subordinat, terkucilkan, dan berada dalam dominasi laki-laki. Sebelumnya telah ada sejumlah pemikir yang mengemukakan hal-hal terkait hak perempuan untuk bersuara dalam politik seperti Jeremy Bentham (1781) dalam Introduction to the Principles of Morals and Legislation , serta Marquis de Condorcet  yang menulis sebuah artikel dalam Journal de la Société de 1789. Tapi istilah feminis itu sendiri baru muncul sekitar tahun 1872 di Prancis dan Belanda[i].

Continue reading “Sekilas Gerakan Feminisme”

Advertisements